Guyub di Tanah Rantau, Pawargo Batam Gelar Megengan Sambut Ramadan 1447 H dengan Silaturahmi dan Doa Bersama

Guyub di Tanah Rantau, Pawargo Batam Gelar Megengan Sambut Ramadan 1447 H dengan Silaturahmi dan Doa Bersama
Paguyuban Wargo Ponorogo (Pawargo) Kota Batam menggelar silaturahmi dan doa bersama (megengan) dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah/2026 di Tanjungpiayu Kota Batam .

Bacakepri.com – Paguyuban Wargo Ponorogo (Pawargo) Kota Batam menggelar silaturahmi dan doa bersama (megengan) dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah/2026. Kegiatan tahunan ini berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan pada Minggu (1/2/2026) di Kediaman Ketua Ranting Tanjungpiayu Kecamatan Sungai Beduk Kota Batam.

Acara tersebut menjadi momentum penting bagi warga Ponorogo di perantauan untuk berkumpul sekaligus mempererat hubungan persaudaraan menjelang datangnya bulan penuh berkah. Tradisi megengan yang sarat nilai budaya dan religi menjadi inti kegiatan yang selalu dinanti setiap tahun.

Peserta yang hadir diperkirakan mencapai 250 hingga 300 orang. Mereka datang dari berbagai ranting Pawargo Batam Madani, menunjukkan soliditas dan semangat kebersamaan warga Ponorogo yang bermukim di Kota Batam.

Perwakilan ranting yang hadir antara lain Ketua Ranting Batu Aji beserta anggota, Ketua Ranting Tiban bersama warga Sekupang, Ketua Ranting Bengkong beserta jajaran, serta warga dari Ranting Tanjung Piayu sebagai tuan rumah. Hadir pula rombongan dari Ranting Batam Center yang turut memeriahkan acara.

Ketua Umum Pawargo Kota Batam Madani Rina Safitri SH MH mengatakan, kegiatan ini bukan sekadar tradisi tahunan, tetapi juga wadah mempererat tali silaturahmi antarwarga Ponorogo. Ia menekankan pentingnya menjaga kebersamaan di tanah rantau.

“Tak hanya anggota, hadir juga para sesepuh Ponorogo antara lain Setyo Edi, Mas Tomo, Mas Rudi, Mas Prayogi, Mas Marji, dan semua teman-teman lainnya,” ujar Rina saat berbincang dengan awak media bersama  jajaran RT dan RW di wilayah Tanjung Piayu.

Menurut Rina, yang juga menjabat Ketua Perempuan Tani (Pertani) Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Provinsi Kepri, kegiatan ini menjadi sarana memperkuat persaudaraan agar warga Pawargo tetap guyub dan rukun. Ia berharap tradisi ini terus dilestarikan sebagai identitas budaya.

Rangkaian kegiatan diisi dengan sambutan ketua panitia, dilanjutkan tahlil bersama serta doa arwah bagi keluarga yang telah meninggal dunia. Suasana khidmat terasa saat seluruh peserta larut dalam doa menyambut Ramadan.

Tradisi megengan ini, kata  Rina Safitri yang aktif sebagai Ketua Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Kota Batam ini menjelaskan, menjadi pengingat untuk membersihkan hati sebelum memasuki bulan suci. Selain bernilai spiritual, kegiatan tersebut juga mempererat solidaritas sosial antaranggota paguyuban.

“Tujuannya untuk menjalin silaturahmi sesama warga Ponorogo di Kota Batam supaya guyub dan rukun selawase,” ujarnya. Rina yang juga aktif di kepengurusan KADIN Kota Batam berharap generasi muda ikut menjaga tradisi ini.

Di penghujung acara, Rina Safitri , sang owner PT Glassindo Barelang mengajak seluruh peserta untuk saling bersalaman dan bermaaf-maafan sebagai simbol penyucian diri menyambut Ramadan. Suasana haru dan hangat menutup kegiatan, menandai kuatnya persaudaraan warga Pawargo di perantauan. (lmt)

GALERI KEGIATAN MEGENGAN

 

 

(lmt)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *