Pegadaian dan Pemkab Sijunjung Perkuat Sinergi Pengembangan Geopark Ranah Minang Silokek

PT Pegadaian (Persero) Kantor Wilayah II Pekanbaru bersama Pemerintah Kabupaten Sijunjung resmi menjalin kerja sama strategis melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU).
banner 468x60

Sijunjung, Bacakepri.com – PT Pegadaian (Persero) Kantor Wilayah II Pekanbaru bersama Pemerintah Kabupaten Sijunjung resmi menjalin kerja sama strategis melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU).

Kerja sama yang dilaksanakan pada Kamis, 13 Agustus 2026, tersebut menjadi langkah bersama untuk mendukung pengembangan Geopark Ranah Minang Silokek sekaligus mendorong konservasi, edukasi, transformasi digital, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.

Penandatanganan MoU dilakukan oleh Pemimpin Wilayah PT Pegadaian (Persero) Kantor Wilayah II Pekanbaru, Agus Riyadi, bersama Bupati Sijunjung, Benny Dwifa Yuswir.

Kolaborasi ini menjadi bentuk komitmen kedua belah pihak dalam mengoptimalkan potensi Geopark Ranah Minang Silokek sebagai kawasan yang tidak hanya memiliki nilai geologi dan lingkungan, tetapi juga dapat dikembangkan menjadi pusat edukasi, pemberdayaan masyarakat dan pariwisata berkelanjutan.

Melalui kerja sama tersebut, Pegadaian dan Pemerintah Kabupaten Sijunjung akan bersinergi dalam mendukung pengembangan Geopark Ranah Minang Silokek, terutama dalam upaya konservasi warisan geologi, pelestarian keanekaragaman hayati, serta penguatan dan pemanfaatan kekayaan budaya yang menjadi bagian penting dari identitas kawasan tersebut.

Selain aspek konservasi, kerja sama ini juga diarahkan pada pengembangan Geopark Ranah Minang Silokek sebagai ruang edukasi. Kawasan geopark diharapkan dapat menjadi tempat pembelajaran bagi masyarakat, pelajar, wisatawan, maupun berbagai pemangku kepentingan untuk mengenal lebih dekat kekayaan geologi, lingkungan, budaya serta potensi ekonomi lokal yang dimiliki Kabupaten Sijunjung.

Dalam mendukung peningkatan literasi dan inklusi keuangan masyarakat, Pegadaian juga akan mendorong pemanfaatan aplikasi dan layanan digital Pegadaian, khususnya Tring!, sebagai sarana edukasi keuangan.

Melalui platform digital tersebut, masyarakat dapat mengenal layanan keuangan formal, memperoleh informasi mengenai berbagai program Pegadaian serta mendapatkan akses yang lebih mudah terhadap produk dan layanan keuangan.

Pemanfaatan layanan digital tersebut diharapkan semakin mendekatkan layanan Pegadaian kepada masyarakat, termasuk pelaku usaha mikro, pelaku pariwisata, komunitas lokal serta masyarakat di sekitar kawasan Geopark Ranah Minang Silokek.

Dengan demikian, pengembangan kawasan wisata dapat berjalan beriringan dengan peningkatan pemahaman dan akses masyarakat terhadap layanan keuangan formal.

Pemimpin Wilayah PT Pegadaian (Persero) Kantor Wilayah II Pekanbaru, Agus Riyadi, mengatakan kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Sijunjung merupakan langkah strategis untuk menghubungkan potensi pariwisata dan kekayaan lokal dengan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

“Pegadaian melihat Geopark Ranah Minang Silokek bukan hanya sebagai destinasi wisata, tetapi juga sebagai ekosistem yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan melalui edukasi, pemberdayaan masyarakat, digitalisasi, dan penguatan ekonomi lokal. Melalui kolaborasi ini, kami berharap masyarakat dapat semakin mengenal layanan keuangan formal dan memanfaatkan berbagai layanan Pegadaian untuk mendukung aktivitas ekonomi mereka,” ujar Agus Riyadi.

Agus menambahkan, transformasi digital menjadi salah satu aspek penting dalam memperluas akses masyarakat terhadap layanan Pegadaian.

Kehadiran Tring! diharapkan dapat menjadi bagian dari ekosistem digital yang mendukung edukasi sekaligus memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mengenal dan mengakses berbagai layanan Pegadaian.

Sementara itu, Bupati Sijunjung, Benny Dwifa Yuswir, menyambut baik sinergi bersama Pegadaian sebagai bagian dari upaya memperkuat pengembangan Geopark Ranah Minang Silokek sekaligus meningkatkan manfaat keberadaan geopark bagi masyarakat.

“Kerja sama ini merupakan bentuk kolaborasi yang sangat positif dalam mengembangkan Geopark Ranah Minang Silokek. Kami berharap sinergi dengan Pegadaian dapat memberikan dampak nyata, tidak hanya dalam pelestarian warisan geologi, keanekaragaman hayati dan budaya, tetapi juga dalam meningkatkan kapasitas serta kesejahteraan masyarakat di sekitar kawasan geopark,” ujar Benny Dwifa Yuswir.

Kerja sama tersebut juga mencakup upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat dan pengembangan sektor pariwisata secara berkelanjutan. Kedua belah pihak akan mendorong terciptanya berbagai peluang yang dapat memberikan nilai tambah bagi masyarakat, khususnya melalui penguatan potensi usaha lokal, ekonomi kreatif, UMKM serta berbagai aktivitas ekonomi yang berkaitan dengan pariwisata di kawasan Geopark Ranah Minang Silokek.

Sinergi antara Pegadaian dan Pemerintah Kabupaten Sijunjung diharapkan mampu membangun ekosistem yang saling mendukung antara konservasi, edukasi, digitalisasi, pariwisata dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Dengan kolaborasi lintas sektor tersebut, Geopark Ranah Minang Silokek diharapkan semakin berkembang sebagai destinasi unggulan sekaligus kawasan yang mampu memberikan manfaat ekonomi dan sosial secara berkelanjutan bagi masyarakat Kabupaten Sijunjung.

Bagi Pegadaian, kolaborasi ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam menghadirkan layanan keuangan yang inklusif dan berorientasi pada pemberdayaan masyarakat. Sementara bagi Pemerintah Kabupaten Sijunjung, sinergi tersebut menjadi langkah konkret dalam memperkuat pengelolaan dan pemanfaatan potensi Geopark Ranah Minang Silokek untuk mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan. (BK2)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *