Aksi Bersama Bantu Korban Banjir Sumatera, Solidaritas dari Tanjungpinang Mengalir ke Negeri Serumpun

Aksi Bersama Bantu Korban Banjir Sumatera, Solidaritas dari Tanjungpinang Mengalir ke Negeri Serumpun
Badan Otonom Pengurus Nahdlatul Ulama (NU) Kepulauan Riau bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Kepri menggelar aksi penggalangan dana
Bacakepri.com – Di tengah kepungan duka akibat banjir bandang yang melanda Sumatera Utara, Aceh, dan Sumatera Barat, semangat kemanusiaan tumbuh kuat dari Kota Tanjungpinang.

Badan Otonom Pengurus Nahdlatul Ulama (NU) Kepulauan Riau bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Kepri menggelar aksi penggalangan dana sebagai wujud kepedulian terhadap saudara-saudara yang terdampak musibah bencana alam.

Aksi bertajuk Aksi Bersama Bantu Korban Banjir Sumatera ini dilaksanakan di sejumlah titik strategis di seputar Kota Tanjungpinang. Sejak pagi hingga siang hari, relawan turun langsung ke jalan, menyapa pengguna kendaraan roda dua dan roda empat, mengajak masyarakat untuk berbagi rezeki dan harapan.

Kegiatan kemanusiaan ini dipimpin langsung oleh Sarpandi selaku Koordinator Lapangan. Di bawah komandonya, berbagai badan otonom NU, paguyuban, dan elemen masyarakat berhasil dihimpun untuk bergerak bersama, tanpa sekat, demi satu tujuan: meringankan beban para korban banjir bandang.

“Ini bukan sekadar mengumpulkan dana, tapi mengumpulkan rasa empati dan solidaritas. Apa yang kita rasakan hari ini mungkin belum sebanding dengan penderitaan saudara-saudara kita di Sumatera,” ujar Sarpandi di sela-sela kegiatan.

Ia menegaskan, seluruh dana yang berhasil dihimpun nantinya akan dikoordinir secara resmi oleh Baznas Provinsi Kepulauan Riau. Penyaluran bantuan akan dilakukan secara transparan dan tepat sasaran kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan di wilayah terdampak bencana.

“Kami percayakan sepenuhnya kepada Baznas Kepri agar bantuan ini bisa sampai kepada yang berhak menerima. Ini amanah dari masyarakat Tanjungpinang,” tegasnya.

Respons masyarakat pun begitu menyentuh. Banyak pengendara yang berhenti sejenak, membuka kaca mobil, atau merogoh saku dengan mata berkaca-kaca. Beberapa di antaranya bahkan menyampaikan doa dan harapan agar para korban diberi kekuatan dan ketabahan menghadapi cobaan.

Aksi ini menjadi bukti bahwa rasa kemanusiaan tidak mengenal batas wilayah. Meski terpisah oleh laut dan jarak, kepedulian masyarakat Kepulauan Riau tetap mengalir untuk Aceh, Medan, dan Padang—negeri-negeri serumpun yang tengah diuji oleh alam.

“Harapan kami sederhana, semoga bantuan ini bisa menjadi penguat bagi saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah. Mereka tidak sendiri,” tutup Sarpandi.

Melalui aksi kecil di jalanan Tanjungpinang ini, pesan besar tentang persaudaraan dan kepedulian kembali digaungkan: ketika satu daerah berduka, daerah lain terpanggil untuk mengulurkan tangan. (hrs)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *