
Bacakepri.com – Open turnamen bola voli putra Amelia Cup 2026 resmi menjadi salah satu agenda olahraga terbesar di Kabupaten Karimun pada awal tahun ini. Ajang yang mempertemukan klub-klub terbaik se-Provinsi Kepulauan Riau tersebut dijadwalkan berlangsung mulai 24 Januari hingga 1 Februari 2026.
Turnamen ini digelar sebagai wadah pembinaan atlet sekaligus memperkuat persaingan sehat antar klub voli putra di wilayah Kepri. Amelia Cup dikenal sebagai kompetisi terbuka yang memberi ruang bagi tim-tim daerah untuk mengukur kualitas sekaligus menambah jam terbang pertandingan.
Sebanyak 11 tim dipastikan ambil bagian dalam edisi 2026. Dominasi peserta datang dari Karimun sebagai tuan rumah, namun kehadiran wakil dari Tanjungpinang dan Batam menambah warna persaingan yang diprediksi berlangsung ketat sejak fase awal.

Tim peserta yang terdaftar antara lain Amelia A dan Amelia B, Atlas Bina Karimun, Maritime VS, SukaSuka, Hasiva 76, KBV 17 A, KBV 17 B, serta Bonas yang seluruhnya berasal dari Karimun. Sementara PBV Kapila mewakili Kota Tanjungpinang dan Batam Tectona menjadi satu-satunya wakil dari Kota Batam.
Pelaksanaan turnamen ini tidak hanya menargetkan aspek kompetisi, tetapi juga pembinaan berkelanjutan bagi atlet muda. Amelia Cup diharapkan menjadi ajang pencarian bakat sekaligus memperkuat solidaritas komunitas voli di Kepulauan Riau.
Panitia pelaksana menyiapkan sistem pertandingan kompetitif dengan jadwal yang padat selama sembilan hari pelaksanaan. Setiap tim dituntut menjaga konsistensi permainan karena fase penyisihan menjadi kunci menuju babak penentuan.
Batec Tempati Posisi 3

Selain hadiah pembinaan, turnamen ini juga membawa semangat sportivitas dan persaudaraan antar daerah. Atmosfer pertandingan diprediksi meriah karena dukungan masyarakat Karimun yang dikenal antusias terhadap olahraga voli.
Dengan jumlah peserta yang cukup besar, Amelia Cup 2026 menjadi tolok ukur kekuatan klub voli putra Kepri saat ini. Banyak pengamat menilai turnamen ini bisa menjadi barometer persiapan atlet menuju kejuaraan yang lebih tinggi.
Hasil sementara pertandingan menunjukkan persaingan berlangsung ketat sejak hari pertama. Batam Tectona mampu mencuri perhatian setelah menampilkan permainan solid di fase awal, termasuk kemenangan penting yang mengamankan posisi mereka di papan atas klasemen. Konsistensi servis dan blok menjadi kekuatan utama yang membuat tim asal Batam itu mampu bersaing dengan klub-klub tuan rumah.
Berdasarkan rekap pertandingan, Batam Tectona menutup rangkaian laga dengan menempati posisi ketiga turnamen. Capaian ini dinilai cukup membanggakan mengingat persaingan diikuti banyak tim kuat Karimun yang sudah lama dikenal sebagai basis voli putra Kepri. Posisi tiga besar menjadi bukti peningkatan performa Batam Tectona dalam kompetisi regional.
Panitia mencatat hasil ini sebagai salah satu kejutan menarik Amelia Cup 2026. Keberhasilan Batam Tectona menembus podium diharapkan menjadi motivasi bagi klub-klub luar Karimun untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan. Turnamen pun semakin menegaskan bahwa peta kekuatan voli putra Kepri kini makin merata dan kompetitif.

Pelatih Batam Tectona, Azis, menyebut keikutsertaan timnya bukan sekadar mengejar hasil, tetapi juga sebagai proses pembentukan mental tanding. Ia menilai Amelia Cup memiliki kualitas kompetisi yang sangat baik untuk mengasah pemain muda.
Menurut Azis, Batam Tectona datang dengan persiapan serius meski harus menghadapi tim-tim kuat dari Karimun. Ia menekankan pentingnya disiplin permainan dan kekompakan tim sebagai kunci menghadapi jadwal pertandingan yang padat.
Azis menambahkan bahwa Amelia Cup selalu menghadirkan atmosfer pertandingan yang berbeda dibanding turnamen biasa. Tekanan penonton dan rivalitas antar klub membuat pemain harus mampu menjaga fokus sepanjang laga.
Ia melihat turnamen ini sebagai ajang pembelajaran penting bagi atlet Batam, terutama dalam menghadapi situasi pertandingan ketat. Pengalaman tersebut dinilai jauh lebih berharga daripada sekadar hasil akhir.
Lebih jauh, Azis berharap Amelia Cup terus menjadi agenda tahunan karena dampaknya sangat terasa bagi perkembangan voli daerah. Kompetisi rutin dinilai penting untuk menjaga regenerasi atlet.
Batam Tectona sendiri membawa misi membangun karakter tim yang kuat. Azis menegaskan bahwa setiap pertandingan akan dimanfaatkan sebagai kesempatan meningkatkan kualitas teknik dan mental pemain.
Ia optimistis keikutsertaan dalam Amelia Cup 2026 akan memberi pengalaman besar bagi anak asuhnya. Bagi Azis, turnamen ini bukan hanya kompetisi, tetapi panggung pembuktian potensi voli putra Kepri di masa depan. (tjl)
