
Bacakepri.com – Menjelang datangnya bulan suci Ramadan, jamaah Masjid Jamik Miftahul Falah di Jalan Ganet menggelar rangkaian kegiatan keagamaan dan kebersamaan yang melibatkan masyarakat sekitar. Kegiatan ini menjadi tradisi tahunan yang terus dijaga sebagai bentuk persiapan menyambut bulan penuh berkah.
Rangkaian acara diawali dengan gotong royong membersihkan area masjid dan halaman sekitarnya. Warga dari berbagai kalangan tampak antusias ikut terlibat, mencerminkan semangat kebersamaan yang masih kuat di tengah masyarakat Tanjungpinang Timur.
Setelah kegiatan bersih-bersih, acara dilanjutkan dengan kenduri bersama yang diikuti jamaah dan warga sekitar. Suasana penuh keakraban terasa saat masyarakat duduk bersama menikmati hidangan yang disiapkan secara swadaya.
Pada malam harinya, remaja masjid menggelar pawai obor. Arak-arakan dimulai dari halaman masjid, menyusuri Jalan Ganet hingga ke Jalan Bandara, sebelum kembali lagi ke masjid. Pawai ini menjadi simbol suka cita menyambut Ramadan sekaligus menarik perhatian warga yang menyaksikan di sepanjang jalan.
Kegiatan tersebut turut dihadiri perwakilan Gubernur Kepulauan Riau melalui Kepala Bagian Keagamaan Kemenag Provinsi Kepri, Sofyan Sulaeman, Camat Tanjungpinang Timur Syafarilis, Lurah Pinang Kencana Al Imbron, pengurus masjid, majelis taklim, serta tokoh masyarakat setempat.
Dalam sambutannya, Sofyan Sulaeman menekankan pentingnya menjaga silaturahmi antara jamaah dan masyarakat. Ia menyebut, kekuatan umat terletak pada kebersamaan dan kepedulian sosial yang terus dipelihara.
Menurutnya, kegiatan seperti ini bukan sekadar tradisi seremonial, tetapi menjadi ruang mempererat hubungan sosial dan spiritual masyarakat. Ia berharap semangat kebersamaan ini terus tumbuh, khususnya dalam menyambut Ramadan.
Usai sambutan, acara dilanjutkan dengan doa bersama untuk mendoakan arwah para leluhur dan anggota masyarakat yang telah wafat. Suasana khusyuk menyelimuti jamaah yang hadir.
Ketua Dewan Kemakmuran Masjid, Abdul Hadi, menyampaikan bahwa kegiatan kenduri menjelang Ramadan rutin dilaksanakan setiap tahun melalui kerja sama pengurus dan masyarakat. Konsumsi disiapkan secara gotong royong sebagai wujud solidaritas sosial.
Ia berharap tradisi ini dapat terus dilestarikan pada tahun-tahun mendatang. Kegiatan ditutup dengan makan bersama semalam sehidang sesuai tata cara adat Melayu Kepulauan Riau, memperkuat nilai budaya sekaligus kebersamaan masyarakat. (abdulharis)
Galeri Kegiatan


