Bacakepri.com – Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Provinsi Kepulauan Riau kembali menunjukkan komitmennya dalam mengedukasi masyarakat melalui rencana pelaksanaan kuliah umum tentang ekonomi syariah. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam membangun kesadaran akan pentingnya sistem ekonomi berbasis nilai-nilai Islam.
Kuliah umum tersebut dirancang sebagai ruang pembelajaran terbuka yang tidak hanya menyasar kalangan akademisi, tetapi juga masyarakat luas. Dengan pendekatan yang aplikatif, kegiatan ini diharapkan mampu memberikan pemahaman menyeluruh mengenai praktik ekonomi syariah dalam kehidupan sehari-hari.
Sekretaris Umum MES Kepri, Vita Dwi Lestari, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan implementasi nyata dari visi dan misi organisasi sejak awal berdiri. Fokus utamanya adalah mendorong terbentuknya perilaku ekonomi masyarakat yang lebih adil dan berorientasi pada kesejahteraan umat.
“Ekonomi syariah bukan sekadar konsep, tetapi harus menjadi perilaku yang nyata dalam kehidupan sehari-hari, sehingga mampu menciptakan kesejahteraan umat secara menyeluruh,” ujar Vita.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini akan dikemas dalam bentuk seminar sehari dengan menghadirkan sejumlah narasumber kompeten dari berbagai institusi. Di antaranya perwakilan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), akademisi dari UIN Sumatera Utara, serta praktisi dari Bank Syariah Indonesia.
Materi yang disampaikan pun beragam dan relevan dengan kondisi saat ini. Akademisi akan membahas fiqih dan ekonomi umat, sementara OJK akan mengupas persoalan yang tengah marak seperti judi online dan pinjaman online yang kerap merugikan masyarakat.
Selain itu, pihak Bank Syariah Indonesia akan memberikan pemaparan terkait transaksi berbasis emas sebagai alternatif alat tukar yang sesuai dengan prinsip syariah. Topik ini dinilai penting sebagai bentuk edukasi terhadap sistem keuangan yang lebih aman dan berkeadilan.
Kegiatan ini rencananya akan digelar di Gedung A Ismeth Abdullah, Rektorat Universitas Maritim Raja Haji, Dompak, Tanjungpinang. Lokasi tersebut dipilih karena dinilai representatif dan strategis untuk menjangkau berbagai kalangan peserta.
Persiapan kegiatan disebut telah mencapai 90 persen. Pihak panitia juga memastikan bahwa seluruh rangkaian acara akan berjalan sesuai rencana, termasuk kehadiran para narasumber dan peserta dari berbagai latar belakang.
“Insya Allah persiapan sudah hampir rampung. Kami mengundang mahasiswa, akademisi, dan masyarakat umum untuk hadir dan memanfaatkan kesempatan ini sebagai sarana menambah wawasan ekonomi syariah,” tambah Vita.
Rencananya, kegiatan ini akan dibuka secara resmi oleh Rektor Universitas Maritim Raja Haji. Diharapkan, melalui kuliah umum ini, pemahaman masyarakat terhadap ekonomi syariah semakin meningkat dan mampu diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari demi kesejahteraan bersama. (abdulharis)










