Tama Naibaho Persembahkan Emas untuk Kepri di Kejurnas Angkat Berat 2025

Tama Naibaho Persembahkan Emas untuk Kepri di Kejurnas Angkat Berat 2025
Atlet dan Tim wasit juri dari PABERSI Batam mewakili Kepri di Kejurnas Medan

Bacakepri.com – Cabang olahraga angkat berat kembali mengharumkan nama Kota Batam di kancah nasional. Tama Bertus Naibaho, atlet muda andalan Persatuan Angkat Berat Seluruh Indonesia (PABERSI) Kota Batam Provinsi Kepri, mencatatkan prestasi gemilang dalam debutnya di Kejuaraan Nasional (Kejurnas) PABERSI 2025.

Bertempat di GOR Veteran Basketball & Badminton Medan, Kamis (07/08/2025), Tama Naibaho sukses membawa pulang dua medali sekaligus. Prestasi ini menjadi bukti bahwa potensi atlet Batam mampu bersinar di tingkat nasional dan berpeluang besar untuk melangkah lebih jauh ke ajang internasional.

Dalam ajang bergengsi yang diikuti atlet-atlet unggulan dari seluruh provinsi, Tama tampil luar biasa di dua kategori berbeda. Ia berhasil menyabet medali emas di kelas -66 kg Senior Putra setelah mengungguli pesaing kuat dari Sumatera Barat.

Tak hanya itu, ia juga mengamankan medali perak di kelas -66 kg Junior Putra (Under 23), usai pertarungan sengit dengan atlet tuan rumah Sumatera Utara. Hasil ini menjadikan Tama sebagai satu-satunya atlet debutan yang berhasil berdiri di dua podium sekaligus di kejuaraan tersebut.

Keberhasilan ini tentu menjadi catatan penting bagi pembinaan olahraga angkat berat di Batam, khususnya di bawah naungan PABERSI. Tama bukan hanya sekadar menambah koleksi medali, tetapi juga memperlihatkan bahwa dengan latihan serius, disiplin tinggi, dan semangat juang yang kuat, atlet daerah bisa bersaing di level tertinggi. Ini menjadi prestasi perdana Tama di ajang nasional, dan langsung mencuri perhatian.

Ketua PABERSI Kota Batam Bendri Sitourus menyampaikan rasa bangga atas pencapaian Tama. Menurutnya, keberhasilan ini merupakan hasil kerja keras tim pelatih, dukungan orang tua, dan tentu saja kegigihan Tama sendiri. “Prestasi ini membuktikan bahwa Batam punya talenta besar yang bisa dibina untuk event-event nasional bahkan internasional ke depan,” ujarnya.

Dengan torehan emas dan perak di Kejurnas perdananya, Tama Bertus Naibaho kini menjadi salah satu aset berharga dunia angkat berat Batam dan Kepri. Dukungan berkelanjutan, fasilitas latihan yang memadai, serta partisipasi aktif dalam kejuaraan-kejuaraan lainnya diharapkan bisa menjadikan Tama sebagai atlet andalan Indonesia di masa depan.

Ketua PABERSI Batam Bendri Sitourus: Fokus Bangun Fondasi Angkat Berat

Ketua PABERSI Kota Batam Bendri Sitourus

Ketua Umum PABERSI Batam, Benri Sitorus, menyatakan bahwa pihaknya akan terus berkomitmen dalam pengembangan atlet angkat berat, meskipun PABERSI sendiri masih tergolong sebagai cabang olahraga yang relatif muda di Kota Batam. Namun demikian, semangat juang dan keseriusan pengurus dalam membina atlet telah membawa hasil nyata.

“Kami tidak main-main dalam membangun PABERSI. Fokus kami bukan hanya mencetak prestasi sesaat, tetapi membangun fondasi yang kuat untuk regenerasi atlet. Kami ingin menciptakan atlet-atlet potensial dari Batam yang mampu bersaing di tingkat nasional bahkan internasional,” ujar Benri.

PABERSI Batam juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada Ketua Umum KONI Kota Batam, Rani Rafitriyani, yang selama ini memberikan dukungan penuh terhadap program-program pembinaan dan pengembangan yang dijalankan PABERSI Batam.

Tak lupa, penghargaan juga diberikan kepada Ketua PABERSI Provinsi Kepulauan Riau, Anwar Naro, yang telah memberikan dukungan moril maupun teknis dalam setiap program kerja yang dilakukan oleh PABERSI Kota Batam.

 

Ketua PABERSI Kepri Optimis Cabor Angkat Berat Bakal Gemilang

Ketua PABERSI Provinsi Kepulauan Riau, Anwar Naro.

Capaian prestasi perdana anak anak muda Kepri yang diwakili Tama dari PABERSI Kota Batam mendapatkan apresiasi dari Ketua PABERSI Provinsi Kepulauan Riau, Anwar Naro. Anwar Naro memberikan apresiasi tinggi atas pencapaian gemilang atlet angkat berat Kota Batam, Tama Bertus Naibaho, yang telah membawa nama Provinsi Kepri beraksi dalam Kejuaraan Nasional (Kejurnas) PABERSI 2025 di Medan.

Dalam debutnya mewakili Provinsi Kepri, Tama sukses mempersembahkan medali emas di kelas -66 kg Senior Putra dan medali perak di kelas -66 kg Junior Putra. Menurut Anwar, ini adalah bukti nyata bahwa atlet angkat berat di Kota Batam memiliki potensi besar di cabang olahraga angkat berat mewakili Kepri untuk mengukir prestasi di ajang nasional hingga internasional.

“Di tengah keberadaan PABERSI di Kota Batam Kepri yang belum genap 2 tahun, keberhasilan Tama tak hanya menjadi kebanggaan bagi Kota Batam, tetapi juga menjadi pencapaian penting bagi Provinsi Kepulauan Riau. Kami mengapresiasi kerja keras seluruh jajaran PABERSI Batam yang terus konsisten dalam pembinaan atlet muda,” kata Anwar lagi.

Menurutnya, prestasi ini adalah buah dari dedikasi, disiplin, dan kekompakan tim. Tama adalah gambaran nyata hasil pembinaan yang serius yang dilakukan PABERSI Kota Batam dan Kepri di bawah naungan KONI Batam dan KONI Kepri.

Keberhasilan di Kejurnas 2025 ini menjadi motivasi tersendiri bagi seluruh jajaran pengurus dan atlet PABERSI Batam untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan. Mereka berharap, lebih banyak lagi atlet-atlet muda berbakat yang bisa lahir dan berkembang dari Kota Batam, serta mampu membawa nama Kepulauan Riau bersinar di pentas nasional maupun internasional.

Dengan semangat kebersamaan, profesionalisme dalam pembinaan, serta dukungan dari berbagai pihak, Anwar Naro optimistis PABERSI Batam akan menjadi salah satu kekuatan utama olahraga angkat berat di Indonesia. Ia juga menegaskan komitmen PABERSI Kepri untuk terus mendukung setiap potensi dan memperluas jangkauan pembinaan hingga ke kabupaten/kota lainnya di Kepri.

Ketua Umum KONI Kepri Usep RS

Ketua Umum KONI Provinsi Kepulauan Riau, Usep RS, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas keberhasilan Tama Bertus Naibaho, atlet angkat berat asal Kota Batam yang berhasil meraih medali emas dan perak dalam Kejuaraan Nasional (Kejurnas) PABERSI 2025 di Medan. Ia menilai prestasi Tama menjadi bukti bahwa Kepulauan Riau memiliki potensi besar di cabang angkat berat, yang harus terus dibina dan diarahkan dengan baik.

Usep RS berharap, ke depan lebih banyak event kejuaraan angkat berat yang digelar secara rutin dan terstruktur di tingkat daerah. Menurutnya, melalui kompetisi-kompetisi seperti ini, bibit-bibit unggul dapat ditemukan sejak dini, dilatih secara berjenjang, dan disiapkan untuk mewakili Kepri di ajang-ajang lebih tinggi seperti Pekan Olahraga Provinsi (Porprov), Pekan Olahraga Wilayah (Porwil), hingga Pekan Olahraga Nasional (PON).

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara PABERSI, KONI kabupaten/kota, serta stakeholder olahraga lainnya dalam menciptakan sistem pembinaan yang berkesinambungan. “Dengan pembinaan yang konsisten dan kompetisi yang terukur, kita optimistis Kepri bisa meloloskan lebih banyak atlet angkat berat ke PON, bahkan berprestasi di level nasional dan internasional,” ujarnya.

KONI Kepri, lanjut Usep, berkomitmen untuk terus mendukung cabang-cabang olahraga potensial, termasuk angkat berat. Ia mengajak seluruh insan olahraga di Kepri untuk menjadikan prestasi Tama sebagai pemicu semangat membangun generasi atlet tangguh dan membanggakan di masa depan.

Batam Ditunjuk Tuan Rumah Kejurnas

Dengan sokongan penuh dari KONI Kota Batam, PABERSI mampu melaksanakan program strategis pembinaan prestasi ke Medan, Sumatera Utara, pada 1–7 Agustus 2025. Program ini mencakup tiga agenda utama: try out atlet, penataran wasit, dan pelatihan pelatih. Fokus utamanya adalah peningkatan kualitas sumber daya manusia dan penguatan mental tanding atlet dalam suasana kompetisi yang lebih menantang di luar daerah.

Awalnya, keberangkatan ini tidak difokuskan untuk meraih medali, melainkan sebagai bagian dari evaluasi dan penguatan kapasitas. Para atlet dijadwalkan mengikuti uji tanding non-formal, sementara pelatih dan wasit menjalani pelatihan dan sertifikasi nasional yang diikuti peserta dari berbagai provinsi. Namun, sebuah kesempatan terbuka ketika satu atlet PABERSI Batam, Tama Bertus Naibaho, mendapat izin khusus untuk turun di dua nomor resmi Kejurnas PABERSI 2025.

Kesempatan ini dimanfaatkan maksimal oleh Tama. Turun di kelas -66 kg Senior dan Junior Putra, Tama menunjukkan performa luar biasa hingga berhasil menyabet medali emas dan perak sekaligus. Ini bukan hanya kemenangan pribadi, tetapi juga menjadi kejutan manis dan prestasi perdana yang membanggakan bagi kontingen Batam dalam ajang nasional yang awalnya tidak ditargetkan untuk prestasi medali.

Hasil luar biasa yang diraih Tama menjadi bara semangat baru bagi seluruh tim. Para pelatih dan wasit yang mengikuti pelatihan merasa semakin percaya diri dan termotivasi, bahwa pembinaan berjenjang yang mereka lakukan selama ini berada di jalur yang tepat. Momen ini menjadi penyatu semangat bagi PABERSI Batam untuk terus memperkuat sistem pembinaan terpadu dan membangun sinergi lintas peran.

PABERSI Batam pun menyampaikan terima kasih kepada KONI Kota Batam atas dukungan nyata yang diberikan. Keberhasilan ini menjadi inspirasi bahwa program-program pembinaan, termasuk try out dan pelatihan non-pertandingan, tetap memiliki potensi besar mencetak prestasi. Ke depan, PABERSI akan terus memperluas cakupan kegiatan serupa, demi mencetak lebih banyak lifter tangguh yang siap bersaing di Porprov, Porwil, hingga PON mendatang.

Ketua Bidang Pembinaan dan Prestasi (Binpres) PABERSI Batam, Tomy Chandra mengatakan hasil gemilang yang diraih Tama merupakan buah dari proses pembinaan yang serius, konsisten, dan dukungan pendanaan yang memadai. Tomy yang turut mendampingi atlet ke kejuaraan tersebut bersama official tim, Wesly, menyatakan bahwa keberhasilan ini juga menjadi bukti bahwa program kerja PABERSI Batam berada di jalur yang tepat.

“Prestasi ini adalah hasil dari kerja keras atlet, pelatih, dan dukungan penuh dari semua pihak, terutama KONI Kota Batam. Kami tidak hanya fokus pada latihan, tapi juga pembinaan jangka panjang dan pengembangan kapasitas SDM seperti pelatih dan wasit,” ujar Tomy.

Anwar Naro: Batam Diminta jadi Tuan Rumah Kejurnas 

Keberhasilan di Kejurnas 2025 ini menjadi motivasi tersendiri bagi seluruh jajaran pengurus dan atlet PABERSI Batam untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan. Mereka berharap, lebih banyak lagi atlet-atlet muda berbakat yang bisa lahir dan berkembang dari Kota Batam, serta mampu membawa nama Kepulauan Riau bersinar di pentas nasional maupun internasional.

Dengan semangat kebersamaan, profesionalisme dalam pembinaan, serta dukungan dari berbagai pihak, PABERSI  optimistis bisa menjadi salah satu kekuatan utama olahraga angkat berat di Indonesia.

Untuk meningkatkan sumber daya manusia bagi pengurus terutama pelatih dan wasit, PABERSI Kota Batam mewakili Kepri mencatat partisipasi terbanyak dalam pelatihan dan sertifikasi wasit serta pelatih angkat berat tingkat nasional.

Ketua PABERSI Kepri, Anwar Naro, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi langkah penting dalam penguatan kapasitas SDM angkat berat Kepri. “Tiga orang ikut sertifikasi wasit level 3 nasional dan dua  lainnya di level 2 nasional. Ini menjadi modal dasar yang sangat strategis untuk mempersiapkan Kepri sebagai tuan rumah even nasional di masa depan,” ujarnya.

Anwar Naro menyebutkan , sebelum adanya PABERSI di Batam, anak anak muda  yang sebelumnya bergerak sendiri-sendiri dalam berlatih kini mulai merasakan manfaat dari kehadiran organisasi resmi. “Sekarang mereka merasa punya arah, punya wadah, dan itu membangkitkan semangat baru. Kehadiran struktur PABERSI yang aktif memberikan energi positif bagi atlet-atlet kita, ditambah lagi sudah muncul atlet peraih emas tingkat nasional,” tambahnya.

Lebih lanjut Anwar menjelaskan, sesuai ketentuan nasional, setiap provinsi idealnya memiliki 9 hingga 12 personel teknis yang mencakup pelatih dan wasit bersertifikat sebagai syarat untuk menyelenggarakan Kejurnas secara mandiri. “Kepri sudah memiliki 5 pelatih dan wasit. Batam ditunjuk jadi tuan rumah Kejurnas, namun kita harus terlebi dahulu siap secara SDM dan juga infrastruktur yang saat ini masih sangat minim, untuk itu kami berharap dukungan baik pemerintah dan KONI Kepri untuk membantu pengadaan tersebut,” tegasnya.

Tak hanya fokus di level nasional, PABERSI Kepri juga memiliki visi jauh ke depan. Anwar optimistis, dengan posisi strategis Kepulauan Riau yang dekat dengan negara-negara tetangga, daerah ini sangat layak untuk menggelar kejuaraan angkat berat tingkat Asia Tenggara atau bahkan Asia. “Saya sangat yakin. Kita sedang siapkan SDM-nya, semangatnya sudah ada, tinggal kita perkuat sistem dan sinergi dukungan,” tutupnya. (bk2)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *